Sabtu, 09 Juli 2011

Penyesalan Dalam Hati ku

Dipagi hari ini di antara kumandang adzan subuh yang menyejukkan kesadaran itu muncul pemahaman itu masuk begitu saja ke dalam kepalaku, memenuhi hatiku dengan segumpal rasa bersalah yang luar biasa, membuatku takut dan bertanya-tanya mungkin inilah penjelasan dariNya
penjelasan atas kesulitan berpikir yang sedang aku alami penjelasan atas buntunya ide, macetnya otak yang sedang menjadi masalahku

Aku tahu sekarang!
Dia sedang mengujiku atau memperingatkanku lebih tepatnya bahwa selangkah lagi kuamini keyakinanku, bahwa jika selangkah lagi aku patenkan pemikiran filosofisku, maka aku akan menjadi sama dengan orang-orang itu, menjadi pendosa yang tak terampunkan dan sungguh aku menyadari bahwa Dia sedang menunjukkan kasih sayangNya bahwa yang kurasakan Ia menjauh ternyata akulah yang hendak melangkah pergi dan kini Dia tengah memanggilku untuk kembali dengan sebuah panggilan mesra.

Dia sengaja memilihkan jalan yang berliku agar aku mengerti, agar aku belajar dan agar aku takkan lupa lagi,
bahwa aku pun diinginkanNya kesadaran ini sungguh menyenangkan sekaligus membuatku malu namun setidaknya aku merasa sedikit memahamiNya pemahaman yang hanya sekedar sebesar tanda titik tau lebih kecil lagi dibandingkan pengetahuanNya yang mahaluas tapi yang sebesar tanda titik itu adalah sebuah pemahaman bahwa Dia sangat menyayangiku

maafkan aku Kekasih,
tanpa kusadari perbuatanku, ternyata aku sedang melangkah menuju hal yang akan menyakitiMu
hal yang akan membuatku menjadi pendosa yang tak terampunkan hal yang saat ini benar-benar membuatku malu
maafkan aku kumohon..
semoga aku belum terlambat
astaghfirullahal’adzim..

jakarta , Mei 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar